Media Online Seroja indonesia.com berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membuka wawasan secara luas.

Oknum Man 5 Solear Mengancam Murid Pindahan Akan Diancam Dikeluarkan Disekolah Lewat Via Telepon Gara – Gara Melaporkan Dugaan Pungli ke awak media Kecamatan solear Tangerang Banten

  • Bagikan

Seroja Indonesia Com ||

TANGERANG, Solear Viral Terkait Pemberitaan Yang Beredar di Online Sebuah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di Kabupaten Tangerang diduga telah melakukan pungutan Liar (pungli) terhadap Salah seorang siswa Pindahan.kamis (3-08-2023)

Dalam praktiknya, Oknum guru tersebut meminta sejumlah uang untuk membayar Sumbangan Pembinaan Pembangunan (SPP), Pembelian Seragam dll.

Berdasarkan penelusuran tim awak jurnaltipikor media, informasi diperoleh dari salah seorang orang tua murid yang namanya kami rahasiakan mengatakan, sekolah masih menuntut untuk bayar SPP sebesar Rp 125.000/perbulan, uang pembelian seragam sekolah, dan lain-lainnya yang jumlahnya dikisaran jutaan rupiah, tuturnya kepada awak Senin (31/7/2023)

Lanjutnya,
anak kami pindahan dari Lampung Lampung baru naik ke kelas 3, rencananya pindah ke Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 5 Solear, tapi setelah kami mendatangi pihak sekolah kami dimintai Uang senilai Rp. 5.500.000 oleh salah seorang oknum guru, dalam hati bertanya-tanya “ternyata mahal juga”, daripada anak saya terlantar sekolahnya, akhirnya kami bayar Rp 4.000.000 sedangkan sisanya Rp 1.500.000 harus lunas bulan di bulan September 2023, ujarnya.

Tim awak media jurnaltipikor mendapatkan bukti dugaan pungli dalam bentuk catatan di selembar kertas dengan nominal Rp 5.500.000.Siswa pindahan mendapat telepon yang tidak kenal mengancam akan dikeluarkan anaknya di sekolahan man 5 gara – gara mengadu ke awak media jurnalTipikor
dugaan pungli membayar SPP dan suruh bayar dana bos

Wali murid yang enggan di sembut namanya Menjelaskan awak media melalui chat via WhatsApp aslmualaikum pak waktu tadi sore saya dapat tlf yang tidak di kenal dia bilang uang saya masuk sekolah saya akan kembali semuanya anak ibu saya akan keluar dari sekolah.Imbuhnya

BACA JUGA  Sudah 2 Bakal Calon Ketua Pokja Aliansi dan Wartawan Kecamatan Jayanti Mendaftarkan Diri

Masih ditempat yang sama

wali murid bilamana anak ibu gak mau dikeluarkan di sekolahan , kami bersihkan nama baik saya terkaitan pemberitaan yang beredar di online klw gak minta di hapus oleh awak media jurnalTipikor.hari abu anak ibu suruh menghadap temui saya.Pungkasnya

begitu pak ceritanya saya dapat tlf nomor yang tidak dikenal seolah-olah dia mengancam anak saya di keluarkan dan terimidasi saya pak.Ucapnya

awak media langsung mengkomfirmasi kemenag bertemu dengan kasi kemenag

H.Hasyim mengatakan
kalau sya sih tidak membenarkan baik itu pengancaman kemudian juga hal-hal terkait dengan siswa pindahan itu tidak bisa membenarkan.Tuturnya

Sambungan H.Hasyim itu sehingga dunia pendidikan itu tanda kutip,bukan mendidik mengajar sesuatu yang menyeramkan kalau emang kejadiannya ada pengancaman dan lain – lain berkaitan dengan akhlak juga.berarti bukan ahlak mahmudah.seharunya oknum tersebut mengajak menuntun membimbing dan mengajak siswa lebih baik.pungkasnya

Tempat terpisah

sebagai aktivis sosial kontrol DPP Seroja Taslim mengatakan Jika pengancaman dilakukan melalui media elektronik,baik media sosial atau media (melalui tlf watshap )pelaku dapat dijerat dengan Pasal 29 UU ITEjo. Pasal 45B UU 19/2016.Ucapnya

Ketentuan pasal 45B UU 19/2019 ini menerangkan bahwa setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mengirimkan Informasi Elektronik dan/atau dokumen elektronik yang berisi ancaman kekerasan atau menakut-nakuti yang ditujukan secara pribadi dipidana dengan pidana penjara paling lama empat tahun dan/atau denda paling banyak Rp750 juta.

Jadi terkait kasus yang menimpa wali murid, pengancaman yang dilakukan oleh pihak peneror melalui media elektronik, dapat dijerat dengan ketentuan Pasal 29 UU ITE jo. Pasal 45B UU 19/2016 tentang pengancaman secara elektronik sebagaimana tersebut

Jadi terkait kasus yang menimpa murid, pengancaman yang dilakukan oleh pihak peneror melalui media elektronik, dapat dijerat dengan ketentuan Pasal 29 UU ITE jo. Pasal 45B UU 19/2016 tentang pengancaman secara elektronik sebagaimana tersebut di atas.

BACA JUGA  Bupati Tanggamus Hj.Dewi Handajani Meresmikan Gedung Posyandu Di Pekon Tangkit Serdang

Apalagi jika peneror masih anonym, hanya diketahui nomor teleponnya saja. Untuk pelaporan kasus ini, prosedurnya sama seperti pelaporan tindak kejahatan pidana lainnya. Dipilih yang sesuai dengan tingkatannya saja. Jadi bisa melalui satuan kepolisian diantaranya : Mabes polri, Polda, Polres dan Polsek.

Intinya apapun bentuk pengancaman via Seluler tidak dapat di benarkan dan kami meminta kepada APH dapat menindak kepada oknum oknum yang kami duga melakukan pengancaman.saya akan bersurat ke departemen agama dan bupati Tutur nya

Kami minta Kementerian Agama Provinsi maupun kementerian agama kabupaten tangerang Banten segera turun melakukan investigasi serta audit terkait anggaran dana bos sehingga bisa terjadi dugaan pungutan liar di man 5 solear,untuk bukti bukti sudah kami kantongi dan secepatnya akan kami laporkan ke bupati Banten,” tegas tagasnya.(Endang)

56
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: