Media Online Seroja indonesia.com berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membuka wawasan secara luas.

Berakhir Sudah…!!! Ibarat Judul Lagu Nasib Bank Keliling Kini, Warga: Pemuda Pancasila Menjadi Pionir Duta

  • Bagikan

KAB TANGERANG. Serojaindonesia.com -Gebrakan Program Majelis Pimpinan Cabang Ormas Pemuda Pancasila ( MPC PP ) Kabupaten Tangerang tentang Penolakan Praktek Rentenir masuk Kampung disambut Gembira oleh Masyarakat Kabupaten Tangerang.

Praktek Bank Keliling/rentenir yakni meminjamkan uang dengan dalih mengajak kerjasama tetapi berakhir jebakan dengan bunga tinggi.

Berbagai komentar positif bisa kita dengar dari masyarakat terutama kaum emak emak yang banyak terjebak dengan rayuan bank Keliling ini, setelah beberapa anggota Pemuda Pancasila di jalanan, sudut gang, bahkan di depan jalan masuk kampung memasang sosialisasi penolakan terhadap masuknya Bank keliling ini ke kampung kampung.

Menurut salah satu Aktivis Pergerakan yang tak mau disebut namanya mengatakan apa yang dilakukan Ormas Pemuda Pancasila adalah Langkah berani di tengah keresahan warga karena warga menilai selama ini mereka para petugas bank keliling ada yang membekingi baik ormas dan lsm.

” Warga tak berani melawan mereka, karena mereka di lindungi ormas dan Lsm jika ada permasalahan,” pungkas narasumber.

Dalam kesempatan yang lalu salah satu Ormas yaitu Pemuda Pancasila melalui Voice note Ketua MPC PP Kab.Tangerang Menegaskan Bahwa Tidak ada tempat bagi siapapun termasuk kader pemuda Pancasila atau Oknum yang mengatasnamakan Pemuda Pancasila Menjadi Pelindung dan membekingi Bank Keliling dan Rentenir.

” Masyarakat sudah geram, sehingga keluhan mereka disampaikan melalui pengurus pengurus kami di tingkat ranting,hingga Pac hingga sampai ke telinga saya,” ujar H. Zulkarnain, SE.

Bahwa ormas Pemuda Pancasila Menolak Mereka masuk masuk kampung dan tingkah laku mereka sudah keterlaluan dan kembali menegaskan Tidak ada lagi tempat untuk mereka di Kabupaten Tangerang ini.

” Praktek peminjaman yang penuh jebakan, sudah saatnya Pemuda Pancasila bersatu dengan masyarakat untuk Menolak keberadaan mereka,” papar H. Zulkarnain.

BACA JUGA  Gebyar TK IGTKI-PGRI Kabupaten Tanggamus Tahun 2024

Penolakan ini akan terus kami lakukan secara sporadis dan kami perintahkan kepada ranting ranting untuk bersinergi dengan pemerintah Desa juga pihak Lingkungan untuk melakukan penolakan yang sama. Jika ada yang membekingi mereka. Laporkan kepada kami, pemuda pancasila akan melawannya.

” Masyarakat jangan takut, Pemuda Pancasila akan melindungi masyarakat Kabupaten Tangerang dimana saja berada, jika ada intimidasi terhadap warga jangan segan segan laporkan kepada pengurus Pemuda Pancasila yang ada di ranting ranting,” tambah H.Zulkarnain.

Sebagaimana kita ketahui bahwa praktek riba dengan penerapan bunga tinggi baik menurut agama dan negara adalah dosa dan menyalahi aturan Bank indonesia.

Menurut hukum Islam praktek meminjamkan uang dengan bunga sangat tinggi / rentenir adalah merupakan dosa besar yang mana semua ibadahnya tidak akan diterima dan menjadi ahli penghuni neraka. bahkan menurut Pemerintah pun barang’ siapa yang memberikan pinjaman dengan bunga tinggi melebihi bunga bank yang beroperasi maka dikategorikan bank gelap dan ilegal.

Ayo Lawan Bersama Praktek Haram dan meresahkan masyarakat, BANK KELILING harus Bubar di Kabupaten Tangerang,” tutup H.Zulkarnain

Salah satu warga, Ibu kokom memberikan respon positif ketika melihat anggota Pemuda Pancasila Ranting Cikupa memasang baleho besar Penolakan Bank keliling.

” Sangat senang sekali, Pemuda Pancasila menjadi pionir Duta Perubahan, sukses yah…,”ujar kokom salah satu penjaga warung.

Lain halnya dengan Ujang, tukang ojeg yang istrinya pernah terjebak pinjaman bank keliling ini, ujang mengatakan kepada awak media sangat bangga kepada ormas pemuda pancasila atas penolakan ini.

“..jadi kami gak takut lagi,” papar Ujang.

Sekali Layar terkembang surut kita berpantang.

(Sn)

54
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *