Media Online Seroja indonesia.com berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membuka wawasan secara luas.

Warga Mengeluh, Galian PDAM di Curug Membuat Omset Pedagang Menurun Drastis

  • Bagikan

Tangerang, Media Seroja Indonesia.Com | Perusahaan Daerah Air Minum merupakan salah satu unit usaha milik daerah, yang bergerak dalam distribusi air bersih bagi masyarakat umum. PDAM terdapat di setiap provinsi, kabupaten, dan kota di seluruh Indonesia. (19/11/2023).

Seperti Galian PDAM disepanjang Jalan Padat Karya untuk distribusi air bersih di wilayah Kelurahan Curug Kulon, Kecamatan Curug, dan sekitarnya.

Kendati demikian, walaupun tujuannya itu untuk kebutuhan air bersih masyarakat, namun disisi lain banyak dampak yang ditimbulkan oleh galian PDAM di setiap pengerjaannya.

Mulai dari tidak adanya Analisis Dampak Lalu Lintas (ANDALALIN), tanah yang semrawut dan membuat jalanan menjadi licin, hingga alat keselamatan pekerja yang kurang memadai.

Salah satu pedagang mengeluhkan bahwa semenjak adanya galian PDAM tersebut omset dagangannya menurun, karena gundukan tanah dari hasil galian telah memakan halaman tokonya, sehingga menghalangi akses pembeli yang ingin belanja ke warungnya.

“Mau saya, tanahnya jangan sampai ke atas halaman toko saya, apalagi lubangnya juga tidak ditutup, jadi ngeri, karena beberapa pengendara sudah jadi korban tergelincir akibat jalan licin,” ucapnya. 17/11/2023.

Selain itu keluhan itu juga disampaikan oleh pedagang lainnya, dia memaparkan bahwa Omset mereka juga ikut menurun semenjak adanya proyek galian PDAM tersebut.

“Omset saya biasanya Tiga Juta Rupiah perhari, sekarang menurun jadi Satu Juta,” ungkap pedagang lainya.17/11/2023.

Sampai berita ini diterbitkan, Instansi terkait belum dikonfirmasi.

(Lia)

48
BACA JUGA  Takut Tercium Dosanya, Kades Kemuning Legok Diduga Berlindung di Ketek Lembaga
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: