Media Online Seroja indonesia.com berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membuka wawasan secara luas.

Pembangunan ABT Jembatan Way Pertiwi (Pekon Tanjung Raja – Tanjung Jati) Cukuh Balak Tanggamus, Diduga Asal Jadi

  • Bagikan

Media Seroja Indonesia.com, Tanggamus, Lampung – Pembangunan Abutment Jembatan Way Pertiwi yang berada diantara pekon Tanjung Raja – Tanjung Jati Cukuh Balak Tanggamus, diduga asal jadi, Jum’at 24/11/2023.

Pemerintah melalui Badan Standardisasi Nasional (BSN) dan Kementerian PUPR telah
menerbitkan berbagai dokumen Norma, Standar, Pedoman, Manual dan Kriteria (NSPMK) sebagai acuan pekerjaan, perencanaan struktur jembatan yang diharapkan memenuhi kelayakan dari pembangunan jembatan.

Perencanaan struktur jembatan harus menghasilkan struktur yang memenuhi pokok-pokok perencanaan sebagai mana tercantum dalam Surat Edaran Menteri PUPR No. 7/SE/M/2017.

Pembangunan konstruksi jembatan harus berdasarkan prosedur-prosedur yang memberikan kemungkinan kemungkinan yang dapat diterima untuk mencapai suatu keadaan batas selama umur rencana jembatan.Metode-metode kerja yang konvensional diharuskan memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam BSN kementerian PUPR RI, ini adalah syarat untuk mendapatkan hasil dengan kwalitas yang di standar kan oleh kementerian PUPR RI.

Ini berbanding terbalik dengan fakta dilapangan sa’at pantauan yang dilakukan oleh jurnalis media ini, CV. Karya Agung Perdana sebagai sebagai kontraktor pelaksana Pembangunan ABT Jembatan Way Pertiwi yang berada diantara pekon Tanjung Raja – Tanjung Jati Cukuh Balak Tanggamus, dengan nilai kontrak Rp. 2.910.017.274. banyak temuan baik secara visual maupun informasi secara lisan dari masyarakat di lingkungan pembangunan ABT jembatan way pertiwi (pekon Tanjung Raja – Tanjung Jati) kecamatan Cukuh Balak Tanggamus.

Mulai dari penambangan pasir kali yang dilakukan oleh pihak ketiga, mereka mengambil material pasir dengan mengeksploitasi sungai yang diduga tidak memiliki ijin resmi, alih-alih mendapatkan pasir yang sesuai dengan kwalitas standar pasir yang telah ditentukan oleh kementerian PUPR RI.

Ditambah dengan material lain yang menurut beberapa warga sekitar tihang pancang yang mereka tanam beberapa kali patah, inipun diduga kwalitas nya tidak baik atau pihak perusahaan kontraktor yang belum profesional dalam pengerjaan nya.

BACA JUGA  LSM Seroja Soroti Dugaan (Pungli) Pungutan Liar Di  Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di Kabupaten Tangerang

CV. Karya Agung Perdana sebagai sebagai kontraktor pelaksana secara kasat mata tidak mengindahkan keselamatan para pekerjaannya, ini terbukti setiap pekerja proyek pembangunan tersebut tidak menggunakan pakaian keselamatan sebagaimana merupakan salah satu standar keselamatan bagi para pekerja.

Menurut Zainuddin tokoh pemuda warga Cukuh Balak dan juga sebagai salah satu pengurus LSM Seroja kecamatan Cukuh Balak mengatakan, “banyak kejanggalan dari pekerjaan proyek ini, dimulai dari penggunaan material dasar yaitu pasir ini meraka menggunakan pasir kali yang mereka ambil dari sungai di pekon gedung itu tidak jelas jenis pasir apa, belum lagi itu sudah merusak ekosistem di sungai itu, ditambah apakah hal seperti itu sudah ada izinnya. Ungkap Zainuddin dalam keterangannya.

Pihak Dinas PUPR terutama Dirjen Binamarga kabupaten Tanggamus seperti nya perlu dipertanyakan mengenai Pengawasan pelaksanaan proyek ini, karena dugaan kami seperti ada pengabaian dari pekerjaan ini, tutur dari ZainuddinBelum lagi dulu saat pengerukan awal untuk menanamkan tiang pancang itu mereka menumpahkan banyak oli dan minyak disitu saya punya poto dokumentasi nya itu, jelas nya lagi.

Juga para pekerja proyek saya lihat dengan mata kepala saya sendiri juga bisa ditanya dengan masyarakat lainnya disekitar itu mereka tidak menggunakan baju keselamatan kerja jadi kalo seperti itu perusahaan kontraktor pelaksana proyek ini tidaklah menghiraunkan keselamatan pekerja nya, pangkas Zainuddin saat diwawancarai.

Dalam keterangan terpisah kepala pekon gedung mengatakan, betul bang itu pasir dari pekon gedung, kami selaku kepala pekon hanya memberikan izin pengambilan pasir bang itupun kami tidak menentukan harga berapanya, biar kebijakan mereka aja, jelas Iqbal kepala pekon gedung sa’at dikonfirmasi melalui sambungan telepon selulernya. (Sahron Zamil)

BACA JUGA  Penjabat Bupati Tanggamus Ir. Mulyadi Irsan. MT, menghadiri Pembukaan Karya Bakti TNI. Tahun Anggaran 2024 oleh Kodim 0424 Kabupaten Tanggamus. 
107
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: