Media Online Seroja indonesia.com berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membuka wawasan secara luas.

Keluhkan Dugaan Pungli, Wali Murid SDN 1 Kejadianlom Cukuh Balak Tanggamus, Buat Surat Pernyataan Bersama.

  • Bagikan

Seroja Indonesia Com, Tanggamus, Lampung – Hari ini kamis 14 Desember 2023 sejumlah wali murid kelas 1 SDN 1 Kejadianlom selesai membuat kesepakatan yang mereka tuangkan dalam bentuk Surat Pernyataan Bersama.

Surat Pernyataan Bersama ini memuat tentang penyungguhan sejumlah wali murid bahwa telah ada penarikan iuran uang dengan jumlah nominal Rp.195 ribu. Ini berdasarkan permintaan Pihak Sekolah saat mendaftarkan anak mereka, dengan alasan iuran tersebut untuk pembuatan seragam olahraga sebesar Rp. 100 ribu, seragam batik Rp. 60 ribu, untuk pembelian sampul rapor Rp. 30 ribu juga untuk biaya cuci cetak photo Rp. 5 ribu.

Sejumlah wali murid membuat surat pernyataan bersama bertujuan untuk sebagai bahan aduan kepihak instansi terkait dengan masalah dugaan pungli yang terjadi di SDN 1 Kejadianlom.

Surat tersebut diserahkan kepada salah satu lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang berkedudukan di kecamatan Cukuh Balak, untuk dilanjutkan sebagai aduan kepihak instansi terkait.

AR (40) salah satu wali murid yang turut menandatangani surat pernyataan bersama menjelaskan kepada awak media prioritatv.com, “kami membuat surat pernyataan bersama tertanggal 13 Desember 2023, surat ini berisi pernyataan penyungguhan kami bahwa telah terjadi dugaan pungli di SDN 1 Kejadianlom, dengan dalih pembelian atau pembuatan seragam olahraga Rp.100 ribu, seragam batik Rp.60 ribu, sampul rapor Rp. 30 rb, cuci cetak photo Rp.5 ribu, dengan total pembayaran Rp 195 ribu, yang telah dibayar oleh masing-masing wali murid, dan ini semuanya dilakukan tanpa ada rapat komite ataupun musyawarah wali murid.

Kemudian surat ini kami serahkan kepada salah satu LSM yang berkedudukan di kecamatan Cukuh Balak untuk selanjutnya bisa diteruskan kepada pihak instansi terkait, kami berharap instansi terkait seperti Kajari Tanggamus, Dinas pendidikan juga PJ Bupati Tanggamus bisa cepat merespon ini pak, pangkas AR dalam penjelasannya.

BACA JUGA  Viral terlibat adu jotos siswa SMPN jayanti 2 Dengan siswa SMP albadar terancam sangsi Berat dari sekolahnya

Kepala Sekolah SDN 1 Kejadianlom sa’at di konfirmasi di kediamannya mengatakan, “betul kita menetapkan iuran dengan jumlah Rp. 195 ribu tersebut, tapi ini berdasarkan kesepakatan kami seluruh kepsek SDN di Cukuh balak ini, bisa di cek di seluruh kecamatan Cukuh balak ini semua SDN menarik iuran untuk seragam olahraga, batik, sampul rapor dll, malahan di sekolah lain seperti di tanjung raja untuk seragam olahraga nilainya lebih besar dari sekolah kita ini, coba juga cek di Banjar manis itu pasti ada juga yang seperti ini juga. Jelas Irmaini kepsek SDN 1 Kejadianlom.

Jadi maksudnya tolong lah jangan dibesar-besarkan karena ini kan untuk para murid itu sendiri, dan tolong jangan lah hal seperti ini diberitakan karna tidak baik lah, ujar Ismaini.

Saat ditanyakan apakah hal seperti ini tidak bisa di alokasikan dari dana Bos?, Ismaini menjawab, “ini urusan dapur kita jadi kita tidak bisa mengatakan kepada siapa pun. Lanjut Ismaini dalam keterangan nya.

Saya menyesalkan Mengapa ketua komite memberikan keterangan pihak sekolah pada tahun 2023 ini tidak pernah mengadakan rapat ataupun musyawarah wali murid, padahal beliau Ketua Komite itu juga seorang guru harusnya beliau jangan mengatakan yang demikian. Tutur Ismaini menutup penjelasan saat dikediamannya.

Dalam keterangan sebelum nya Ismail selaku Ketua Komite SDN 1 Kejadianlom yang juga ditemui awak media dikediaman nya mengatakan, ” Tahun ini di SDN 1 Kejadianlom sampai saat ini, tidak ada rapat komite atau musyawarah wali murid, saya tidak tahu apa penyebabnya karna saya sampai sekarang juga belum pernah dimintai pihak sekolah untuk penyelenggaraan rapat ataupun musyawarah wali murid”, jelas Ismail ketua komite SDN 1 Kejadianlom.

BACA JUGA  Maraknya Curanmor Di Wilayah Curug, APH Diduga Terkesan Cuek Dan Diam Saja

Seorang Guru inisial NJ sa’at dikonfirmasi melalui handphone mengatakan, “betul saya sudah menerima pembayaran yang totalnya Rp. 195 ribu untuk tiap siswa baru, tapikan saya hanya bawahan yang menjalankan perintah dari kepala sekolah saja pak” ungkap NJ dalam sambungan handphone.

Sampai berita ini dirilis awak media masih mengumpulkan keterangan terkait pernyataan Ismaini kepala SDN 1 kejadian dari sejumlah kepala sekolah SDN lainnya di wilayah kecamatan Cukuh Balak Tanggamus. (Red)

75
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: