Media Online Seroja indonesia.com berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membuka wawasan secara luas.

Panwas PKD Desa Jayanti Diduga Diberhentikan Tanpa Undangan Resmi Oleh Ketua Panwascam Kecamatan Jayanti

  • Bagikan

Media Seroja Indonesia Com |

Kab. Tangerang – Salah satu PKD Panwascam Kecamatan Jayanti, M. Riki Deswantara merasa janggal atas di berhentikan nya tugas sebagai PKD Desa Jayanti, oleh Ketua Panwascam Kecamatan Jayanti, tanpa adanya Pemanggilan terlebih dahulu, dengan nomor 004/KP.00/K-BT- 04-08/02/2023 tentang pemberhentian atau pergantian antar waktu (PAW) panitia pengawas pemilihan umum Desa Jayanti, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Sabtu, (06/01/2023)

Pemberhentian tersebut menurut M. Riki Deswantara, selalu PKD Desa Jayanti yang di berhentikan oleh Panwascam Kecamatan Jayanti sedikit ada kejanggalan, pasalnya Pemberhentian tersebut tidak ada pemanggilan dahulu kepada dirinya, dan juga tidak adanya kesepakatan dari tiga Komisioner Panwascam Kecamatan Jayanti,

M. Riki Deswantara mengatakan kepada awak media, bahwa dirinya tau kalau sudah habis masa kerja atau kontraknya, tetapi kenapa hanya sebuah surat yang langsung di kirim kan ke rumahnya tanpa adanya pemanggilan terlebih dahulu oleh ketua panwascam Kecamatan Jayanti.

“Terkait pemberhentian saya, karena masa kerja atau kontrak kerja saya sudah habis saya Terima, tetapi kenapa, tanpa ada lagi pemanggilan dulu secara resmi secara badan pengawasan panwaslu Kecamatan dan yang saya tahu tidak ada rapat pleno untuk terkait evaluasi, dari tiga komisioner, saya kira ini menjadi catatan penting untuk Bawaslu Kabupaten Tangerang untuk mengevaluasi kinerja dari ketua Panwascam Kecamatan Jayanti,”Tutur Riki.

Masih M. Riki Deswantara, “Adapun saya tahu diberhentikan itu melalui surat datang ke rumah dan waktu itu posisinya saya tetap masih bekerja sebagai PKD dalam pengawasan pencalonan KPPS di kantor PPS, seharusnya itu adalah hasil dari keputusan pleno dari 3 kemissioner dan itupun dengan habisnya masa kerja ataupun masa evaluasi, seharusnya sih ada pemanggilan secara resmi karena itu kan badan resmi harus ada pemanggilan dulu secara resmi ke kantor sekretariat, kan saya datang baik-baik masa saya nggak ada serah terima pekerjaan ataupun pamitan lah,”Ucap Riki.

BACA JUGA  Polres Tanggamus, Tekab 308 Bentuk Tiga Tim Patroli, Antisipasi Tindak Kejahatan Wilayah Barat Tanggamus

Riki juga menambahkan, “Intinya ini langsung begitu saja saya di berhentikan, ada apa dengan oknum Ketua Panwascam Kecamatan Jayanti,??kalau untuk masalah saya berhenti Saya menerima, cuma etikanya sebagai ketua sebagai pimpinan itu ya harus punya kebijakan atau kebijaksanaan, etika, etitude di pake, apa mungkin karena dia ngerasa ketua ya yang bisa lebih memutuskan padahal kan di situ itu kan ada tiga komisioner,”Jelas M. Riki Deswantara dengan nada kecewa.

Ketika Awak media mencoba menggali informasi lebih jauh kepada salah satu Anggota Bawaslu Kabupaten Tangerang, terkait pemberhentian PKD oleh panwascam Kecamatan yang diduga tidak melalui undangan resmi, pihak Bawaslu Kabupaten Tangerang hanya menjawab,”Coba konfirmasi ke Panwascam Kecamatan Jayanti nya aja kang”Kata salah satu anggota Komisioner Bawaslu Kabupaten Tangerang

Sementara itu, Ketua Panwascam Kecamatan Jayanti, Sarnaja, ketika di mintai tanggapannya melalui pesan Whatsapp terkait pemberhentian saudara M. Riki Deswantara tanpa adanya pemanggilan terlebih dahulu atau undangan resmi, ketua panwascam Kecamatan Jayanti tidak merespon.

Sampai berita ini terbit, pihak Panwascam Kecamatan Jayanti belum terkonfirmasi.

( Red )

42
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *