Media Online Seroja indonesia.com berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membuka wawasan secara luas.

Diduga Oknum Karang Taruna Menyebarkan Surat Permohonan Tunjangan Hari Raya (THR) Ke Pelaku Perusahaan Di Duga Bu lurah Lalai Membiarkan Nabrak Aturan Surat Edaran Larangan KPK RI Ada Apa Yach !!!

  • Bagikan

Media Seroja Indonesia Com |

Sukamulya cikupa.Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) kembali menegaskan pentingnya melakukan pencegahan korupsi khususnya melalui pengendalian gratifikasi terkait hari raya keagamaan atau perayaan hari besar lainnya. Hal ini dituangkan dalam Surat Imbauan KPK Nomor 1636/GTF.00.02/01/03/2024 tentang Imbauan terkait Surat Edaran Pencegahan dan Pengendalian Gratifikasi di Hari Raya.

Melalui surat ini, KPK RI mengingatkan para penyelenggara negara dan pegawai negeri untuk menolak gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya, khususnya terkait perayaan Hari Raya Idul Fitri 2024. Imbauan ini sekaligus sebagai penegasan kembali atas Surat Edaran (SE) KPK RI Nomor 6 Tahun 2023 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi terkait Hari Raya.Rabu 1 mei 2024

Viral kembali terjadi lagi menabarak surat himbauan edaran dari KPK RI mengenai surat permintaan Tunjangan Hari Raya (THR) Surat Permohonan Tunjangan Hari Raya (THR) 1445 H 2024 yang dikeluarkan oleh diduga Ketua karang taruna kelurahan Sukamulya cikupa kecamatan cikupa kabupaten tangerang kepada sejumlah pelaku Pengusaha dan Perusahaan mendapatkan respon dari berbagai pihak.di wilayahnya setempat kini menjadi sorotan publik baik masyarakat,LSM dan awak media

salah satu ada aduan dari pihak warga atau masyarakat melaporkan datang ke kantor kami LSM KPK Nusantara menanyakan terkait ada ya temuan penyembaran surat permohonan tunjangan hari raya (THR) yang di lakukan oknum karang taruna saat di konfirmasi oleh awak media warga yang enggan di sebut namanya di publikasikan mengatakan pak apakah Boleh pihak salah satu oknum karang taruna kelurahan Sukamulya Cikupa menyebarkan surat permohonan tunjangan hari raya (THR) ke pelaku usaha Atau perusahaan di wilayah setempat.setahu saya tidak boleh pernah baca diberita online,ini kenapa nya karang taruna berani menabrak aturan surat Eden dari KPK RI . Imbuhnya

BACA JUGA  Camat Jayanti bersama Bhabinkamtibmas  Cikande dan kepala desa tinjau langsung   warga perum Tamcik  ( Taman Cikande ) yang terdampak banjir

perwakilan DPP Lsm KPK Nusantara dan awak media langsung datang ke kantor kelurahan Sukamulya Cikupa kabupaten tangerang provinsi Banten untuk mengkonfirmasi terkait adanya aduan dari warganya

Ibu lurah Wulan mengatakan kami menjabat sebagai lurah dari tahun 2021 Sampai saat ini 2024 saya baru mengetahui bahwa ada salah satu oknum kami jajaran meminta thr kepelaku usha atau perusahaan setempat Tampa pengetahuan kami.dan kami juga belum menghimbau kan ke jajaran kami di larang menyebar kan surat permohonan tunjangan hari raya (THR) kepihak perusahaan.Tuturnya

masih di tempat yang sama
Bu lurah Wulan kenapa rekan rekan LSM dan media tidak langsung aja datang konfirmasi ke Ketua karang taruna nya langsung lebih jelasnya.jangan kesaya Dengan singkat,kami juga belum memberikan himbauan ke staf jajaran kami baik staf pelayanan Karang taruna RT dan RW karena kami sibuk aktivitas dan juga ngapain ngasih imbahuan dikarena sudah pada dewasa juga GK usah dikasih tahu pasti juga tahu dan kami mengucapkan terimakasih kepada rekan rekan sosial kontrol atas informasinya.Ucapnya wulan

Di Tempat berbeda

Salah satu pengurus anggota Karang taruna saat di hubungi oleh perwakilan DPP lsm KPK Nusantara nomor yang di cantumkan di kop surat tersebut tersebut di konfirmasi lewat tlf what’shap anggota pengurus yg tidak mau di sebut namanya mengatakan iya pak kami salah sapengurus karang taruna kami nyambar surat THR kepalaku usaha adapun rapat koordinasi untuk pembuatan surat permohonan tunjangan hari raya (THR) kami tidak ikut rapat cuma hanya tugas nya menyebar kan surat.dan tidak ada himbauan dan binaan dari Bu lurah tidak ada dikasih informasi larangan menyebar kan surat tersebut .betul itu nomor yang di cantumkan surat nomor kami bukan nomor Ketua Karang Taruna nya.Imbuhnya

BACA JUGA  *Aktivis Jayanti Gelar Aksi Kawal PERBUP No 12 Tahun 2022 di Perbatasan Kabupaten Tangerang-Serang*

Di Tempat Terpisah

Ketua DPP LSM Komunitas Pemantau Korupsi Nusantara ( KPK- N ) Perwakilan Banten Aminudin, mengatakan kami sungguh sangat di sayangkan sesok kepemimpinan sekelas kelurahan salah satu nya kelurahan sukamulya cikupa tidak memberikan arahan atau himbauan kepada staf jajaran nya , maupun dari pihak bawahan baik karang taruna maupun RT Atau RW di larang melakukan penyebaran Surat permohonan tunjangan hari raya THR kepelaku usha atau perusahaan.Tuturnya

lanjutan Ketua DPD KPK Nusantara Aminudin dari hasil laporan perwakilan kami mendapatkan jawaban dari konfirmasi ke bu lurah, yang kami herankan dan sungguh ane atas jawaban ibu lurah Wulan ada bahasa yang keluar kenapa ke saya bukan langsung Ketua Karang Taruna (KATAR) saja konfirmasi langssung pak,kenapa harus ke saya disituh aja ada yang aneh dari jawaban ibu lurah diduga ada kongkalikong sama pihak jajaranya karang taruna tersebut.dan dugaan melakukan gratifikasi pungli Pungkasnya

itu sudah jelas dituangkan dalam Surat Imbauan KPK RI Nomor 1636/GTF.00.02/01/03/2024 tentang Imbauan terkait Surat Edaran Pencegahan dan Pengendalian Gratifikasi di Hari Raya.masih aja berani diduga menabrak aturan tersebut.

kami akan tebuskan bersurat kepihak kecamatan Cikupa untuk konfirmasi dan klarifikasi ada nya prihal terkait oknum karang taruna kelurahan Sukamulya Cikupa kecmatan cikupa kabupaten tangerang provinsi Banten menabrak surat edaran KPK RI larangan menyebar surat permohonan tunjangan hari raya (THR) kepalaku perusahaan dan dan juga kami akan mempertanyakannya legalitas penggantian ketua karang taruna Yang baru yang menggantikan almarhum legal nya seperti apa Ketua karang Oleh pihak kecamatan di ketahui apa tidak.tegasnya

(Red)

35
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: